ManfaatMenggunakan Hijab bagi Wanita. Posted on 27 April 2018 by admin. 27. Apr. Selain menggunakan hijab menjadikan kita dekat dengan Allah juga akan menjadikan kita dekat dengan batin yang bersih.Berhijab merupakan kewajiban bagi setiap muslimah di dunia, karena berhijab merupakan salah satu dari sunnah Rasullah SAW. dan merupakan syari'at 13Keutamaan Menutup Aurat Bagi Wanita dan Dalilnya. Dalam Islam, seorang wanita adalah aurat, maka dari itu ketika ia keluar rumah, ia diwajibkan seluruh auratnya. Hal ini juga bagian dari kecantikan dalam Islam. Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Makalahini berbicara tentang keutamaan hijab bagi wanita muslimah, juga tentang keburukan, akibat, dan bahaya yang ditimbulkan oleh tabarruj serta himbauan untuk wanita muslimah agar menaati perintah Allah dan rasul-Nya khususnya dalam masalah hijab ini. Read . Download . 1. Hijab . KeutamaanShalat Tarawih Berjamaah. 13. Dimudahkan jalan menuju surga. Dari Abu Hurairah RA., Rasulullah bersabda, "Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki. KeutamaanHijab. 1. Pertama, Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah: "Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya KeutamaanMengenakan Jilbab atau Hijab. Jilbab telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan bagi umat Islam, baik dari segi nilai religius maupun fungsi sebagai penutup aurat bagi Muslimah. Adapun keutamaan dalam mengenakan jilbab terdapat dalam firman Allah SWT surat Al Ahzab ayat 59 (yang artinya): "Hai Nabi! . MENGAPA WANITA HARUS BERHIJAB?Pertanyaan ini sangat penting namun jawabannya justru jauh lebih penting. Satu pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang cukup panjang. Jilbab atau hijab merupakan satu hal yang telah diperintahkan oleh Sang Pembuat syariat. Sebagai syariat yang memiliki konsekwensi jauh ke depan, menyangkut kebahagiaan dan kemashlahatan hidup di dunia dan akhirat. Jadi, persoalan jilbab bukan hanya persoalan adat ataupun mode fashion Jilbab adalah busana universal yang harus dikenakan oleh wanita yang telah mengikrarkan keimanannya. Tak perduli apakah ia muslimah Arab, Indonesia, Eropa ataupun Cina. Karena perintah mengenakan hijab ini berlaku umum bagi segenap muslimah yang ada di setiap penjuru kami ulas sebagian jawaban dari pertanyaan di atas Pertama Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan RasulNya. Ketaatan merupakan sumber kebahagian dan kesuksesan besar di dunia dan akherat. Seseorang tidak akan merasakan manisnya iman manakala ia enggan merealisasikan,mengaplikasikan serta melaksanakan segenap perintah Allah dan Subhanahu wa Ta’ala يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا“Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar“. [Al Ahzab/3371]Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam طَعْمَ الإِيماَنِ مَنْ رَضِيَ بالله رَباًّ وَبالإسْلامِ دِيْناً وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلًا.“Sungguh akan merasakan manisnya iman, seseorang yang telah rela Allah sebagaiRabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul utusan Allah“. [HR Muslim].Kedua Pamer aurat dan keindahan tubuh merupakan bentuk maksiat yang mendatangkan murka Allah dan RasulNya. Allah Subhanahu wa Ta’ala يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُّبِينًا“Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata“. [Al Ahzab/3336].Nabi Shallallahu alaihi wa sallam أُمَّتِي مُعَافىً إلاَّ المُجَاهِرُن.“Setiap umatku yang bersalah akan dimaafkan, kecuali orang yang secara terang-terangan berbuat maksiat“. [Muttafaqun alaih].Sementara wanita yang pamer aurat dan keindahan tubuh sama artinya dia telah berani menampakkan kemaksiatan secara Sesungguhnya Allah memerintahkan hijab untuk meredam berbagai macam fitnah kerusakan Jika berbagai macam fitnah redup dan lenyap, maka masyarakat yang dihuni oleh kaum wanita berhijab akan lebih aman dan selamat dari fitnah. Sebaliknya, masyarakat yang dihuni oleh wanita yang gemar bertabarruj berdandan seronok, pamer aurat dan keindahan tubuh, sangatlah rentan terhadap ancaman berbagai fitnah dan pelecehan seksual serta gejolak syahwat yang membawa malapetaka dan kehancuran yang sangat besar. Jasad yang bugil jelas akan memancing perhatian dan pandangan berbisa. Itulah tahapan pertama bagi penghancuran dan pengrusakan moral dan peradaban sebuah Tidak berhijab dan pamer perhiasan akan mengundang fitnah bagi laki-laki. Seorang wanita apabila memamerkan bentuk tubuh dan perhiasannya di hadapan laki-laki non mahram, jelas akan mengundang perhatian kaum laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Jika ada kesempatan mereka pasti akan memangsa dengan ganas laksana singa sedang kelaparan. Seorang penyair berkata,نظرة فإبتسامة فسلام * فكلام فموعد فلقاء.“Berawal dari pandangan lalu senyuman kemudian salam disusul pembicaraan lalu berakhir dengan janji dan pertemuan“.Kelima Seorang wanita muslimah yang menjaga hijab, secara tidak langsung ia berkata kepada semua kaum laki-laki,“Tundukkanlah pandanganmu, aku bukan milikmu dan kamu juga bukan milikku. Aku hanya milik orang yang dihalalkan Allah bagiku. Aku orang merdeka yang tidak terikat dengan siapapun dan aku tidak tertarik dengan siapapun karena aku lebih tinggi dan jauh lebih terhormat dibanding mereka.”Adapun wanita yang bertabarruj atau pamer aurat dan menampakkan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki hidung belang, secara tidak langsung ia berkata, “Silahkan anda menikmati keindahan tubuhku dan kecantikan wajahku. Adakah orang yang mau mendekatiku? Adakah orang yang mau memandangku? Adakah orang yang mau memberi senyuman kepadaku? Ataukah ada orang yang berseloroh,“Aduhai betapa cantiknya dia?”. Mereka berebut menikmati keindahan tubuhnya dan kecantikan wajahnya hingga mereka pun di antara dua wanita di atas yang lebih merdeka? Jelas, wanita yang berhijab secara sempurna akan memaksa setiap lelaki untuk menundukkan pandangan mereka dan bersikap hormat ketika melihatnya, hingga mereka menyimpulkan bahwa dia adalah wanita merdeka, bebas dan karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan hikmah di balik perintah mengenakan hijab dengan أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih“. [Al Ahzab/33 59]Wanita yang menampakkan aurat dan keindahan tubuh serta kecantikan parasnya, laksana pengemis yang merengek-rengek untuk dikasihani. Tanpa sadar mereka rela menjadi mangsa kaum laki-laki bejat dan rusak. Dia menjadi wanita terhina, terbuang, murahan dan kehilangan harga diri dan kesucian. Dan dia telah menjerumuskan dirinya dalam kehancuran dan malapetaka HIJAB Hijab sebagai bagian dari syariat islam, memiliki batasan-batasan jelas. Para ulama pembela agama Allah telah memaparkan dalam tulisan-tulisan mereka seputar kriteria hijab. Setiap mukminah hendaknya memperhatikan batasan syariat berkaitan dengan hijab ini. Menjadikan Kitabullah dan Sunnah NabiNya sebagai dasar rujukan dalam beramal, serta tidak berpegang kepada pendapat-pendapat menyimpang dari para pengekor hawa nafsu. Dengan demikian tujuan disyariatkanya hijab dapat terwujud, bi’ syarat-syarat hijab antara lain Pertama Hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikitpun selain yang dikecualikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَيُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّمَاظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ“Dan katakanlah kepada wanita-wanita mukminat, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka“. [An Nuur/2431].Dan juga firman Allah Subhanahu wa Ta’ النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا {59}* لَّئِن لَّمْ يَنْتَهِ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْمُرْجِفُونَ فِي الْمَدِينَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لاَيُجَاوِرُونَكَ فِيهَآ إِلاَّ قَلِيلاً“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin,“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang“. [Al Ahzab 59].Kedua Hendaknya hijab tidak menarik perhatian pandangan laki-laki bukan mahram. Agar hijab tidak memancing pandangan kaum laki-laki maka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut-. Hendaknya hijab terbuat dari kain yang tebal tidak menampakkan warna kulit tubuh. -. Hendaknya hijab tersebut longgar dan tidak menampakkan bentuk anggota tubuh. -. Hendaknya hijab tersebut bukan dijadikan sebagai perhiasan bahkan harus memiliki satu warna bukan berbagai warna dan motif. -. Hijab bukan merupakan pakaian kebanggaan dan kesombongan. Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam لبس ثوب شهرة في الدنيا ألبسه الله ثوب مذلة يوم القيامة ثم ألهب فيه النار.“Barangsiapa yang mengenakan pakaian kesombongan di dunia maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan nanti pada hari kiamat kemudian ia dibakar dalam Neraka”. [HR Abu Daud dan Ibnu Majah, dan hadits ini hasan]-. Hendaknya hijab tersebut tidak diberi parfum atau wewangian. Dasarnya adalah hadits dari Abu Musa Al Asy’ary Radhiyallahu anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَليَ قَوْمٍ لِيَجِدوُا رِيْحَهَافهي زَانِيَةٌ.“Siapapun wanita yang mengenakan wewangian lalu melewati segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka ia adalah wanita pezina”. [HR Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi, dan hadits ini Hasan]Ketiga Hendaknya pakaian atau hijab yang dikenakan tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian wanita kafir. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ.“Barangsiapa yang menyerupai kaum maka dia termasuk bagian dari mereka“. [HR Ahmad dan Abu Daud]Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengutuk laki-laki yang mengenakan pakaian wanita serta mengutuk wanita yang berpakaian seperti laki-laki. [HR Abu daud Nasa’i dan Ibnu Majah, dan hadits ini sahih].Catatan Syaikh Albani dalam kitabnya Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah Fil Kitab Was Sunnah mengatakan, menutup wajah adalah sunnah hukumnya tidak wajib akan tetapi yang memakainya mendapat keutamaan. Wallahu a’lamTulisan ini saya tujukan kepada saudari-saudariku seiman yang sudah berhijab agar lebih memantapkan hijabnya hanya untuk mencari wajah Allah. Juga bagi mereka yang belum berhijab agar bertaubat dan segera memulainya sehingga mendapat ampunan dari Allah Azza wa waliyyut taufiq Ummu Ahmad Rifqi Maraji’ -Al Afrah, Ahmad bin Abdul Aziz Hamdani. -Tanbihaat Ahkaami Takhtasu Bil Mukminaat, Dr. Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan. -Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah Fil Kitabi Was Sunnah, Syaikh Nashiruddin Al Albani.[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 04/Tahun VII/1424H/2003 Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 08121533647, 08157579296] Home /A9. Wanita dan Keluarga.../Mengapa Wanita Harus Berhijab? 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 3FRC7tMfCzqzMe7titVuv3-hjx6lntkfnD1E1rrsU6zDy_qe9FQIOg== Seorang wanita muslimah sememangnya diwajibkan untuk mengenakan hijab. Lagi-lagi setelah mencapai usia akil baligh. Mungkin ada yang merasa hijab ini merimaskan namun hakikatnya fungsi hijab ini jauh lebih dari itu. Ini kerana Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Via Locker Project Berhijab merupakan kewajipan yang mesti ditunaikan bagi setiap wanita Muslimah. Itu memang tidak dinafikan kerana ia adalah tuntutan dalam agama Islam. Hijab ini sendiri sebenarnya adalah salah satu bentuk kemuliaan yang dipamerkan pada kaum wanita. Hijab itu sendiri boleh memberi suatu rasa hormat’ dari orang lain terhadap seseorang wanita itu. Topik Hijab Turut Terkandung Di Dalam Al Quran Hal ini sebagaimana yang telah terkandung di dalam firman Allah SWT di dalam Surah An Nur ayat ke 31 yang berbunyi Katakanlah kepada wanita yang beriman ; “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.“ Dalam ayat lain pada al-Ahzab [33] 59 يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ قُل لِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ يُدۡنِينَ عَلَيۡهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّۚ ذَٰلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ٥٩ “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” Sedih Melihat Wanita Zaman Moden Ini Yang Tidak Semuanya Berhijab Islam merupakan agama yang memuliakan wanita. Seorang wanita diperintahkan untuk menutup aurat, menjaga diri dari pergaulan dan fitnah serta kemuliaan-kemuliaan lainnya. Namun, semakin zaman beredar semakin maju juga cara kehidupan dan sedih juga rasa hati apabila ada di kalangan wanita sesama saudara dalam Islam yang tidak mengenakan hijab. Ada juga yang hanya pada pengenalan dirinya saja Islam tetapi berperwatakan yang sebaliknya dengan pakaian yang agak seksi dengan tambahan solekan tebal yang agak keterlaluan demi untuk menarik perhatian kaum lelaki. Makin sedih apabila ada dikalangan wanita ini yang pada dasarnya memang benar mengenakan hijab tetapi tidak lain hanya sekadar salah satu gaya dalam berfesyen sebagai hiasan penutup kepala. Hijab yang ada sekarang juga lebih banyak yang mementingkan soal gaya berbanding dengan niat dan tujuan untuk berhijab itu sendiri. Wanita Zaman Nabi SAW Sanggup Koyak Kain Panjang Demi Menutup Kepala Daripada Aisyah RA, dia berkata, “Semoga Allah merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika turun ayat Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya….“ Maka mereka segera mengoyak-goyak kain panjang mereka untuk digunakannya sebagai penutup bahagian atas tubuh mereka.” Subhanallah! Ternyata sangat berbeza erti sehelai hijab itu pada wanita dulu berbanding dengan wanita yang hidup di zaman sekarang ini. 7 Sebab Mengapa Hijab Boleh Jaga Kehormatan Wanita Muslimah Mengenakan hijab ini sebetulnya boleh memberi banyak manfaat dan keutamaan terhadap seseorang wanita. Antara sebab-sebab utama mengapa hijab ini boleh jaga kehormatan wanita adalah 1 – Hijab Boleh Menjaga Kehormatan Diri – percaya ataupun tidak hijab boleh memberi isyarat bahawa anda bukan seorang wanita murahan 2 – Hijab Boleh Membersihkan Hati – hijab yang di pakai akan membuatkan wanita itu rasa lebih berhati-hati dalam pelbagai perkara 3 – Hijab Boleh Melahirkan Akhlak Yang Mulia – wanita berhijab akan cuba untuk menjaga tingkahlakunya supaya tidak menjatuhkan maruah hijab itu sendiri 4 – Hijab Boleh Memberi Tanda Kesucian Peribadi Pada Si Pemakainya 5 – Hijab Boleh Menjaga dan Menutup Rasa Malu 6 – Hijab Boleh Bantu Mencegah Dari Keinginan dan Godaan Syaitan 7 – Hijab Boleh Menjaga Maruah Agama dan Maruah Diri Wanita Itu SendiriTernyata hijab ini adalah sebuah kewajipan bagi wanita Muslimah dalam mengabdikan diri kepada Islam. Hijab ini juga boleh dianggap sebagai sebuah cermin kesucian diri yang penuh kemuliaan untuk menutup rasa malu dan sebagainya. Adab Berpakaian Yang Betul Untuk Para Wanita Solehah Menurut Tuntutan Agama Islam Dalam soal memilih pakaian pula, para wanita Muslimah wajib memakai pakaian yang tidak menjolok mata. Antara syarat yang boleh dijadikan panduan dalam soal pemakaian ini adalah seperti Melabuhkan tudung hijab ke dada Longgar dan tidak ketat hingga menampakkan susuk tubuh Tidak menyerupai pakaian wanita jahiliahPakaian mestilah menutup seluruh anggota aurat dengan sempurnaMenutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan Bukan berfungsi sebagai perhiasan Kain haruslah agak tebal dan tidak jarang hingga mendedahkan bentuk tubuh dan warna kulit terutama pada bahagian yang tidak sepatutnyaBukan Pakaian syuhrah untuk mencari popularitiDiutamakan berwarna gelap, namun seorang Muslimah dibolehkan berpakaian warna selain hitam asal bukan dengan niat sebagai perhiasanTidak mengunakan pakaian yang terdapat makhluk yang bernyawaTidak menggunakan wangian dengan tujuan untuk menarik perhatian orang lainTidak berpakaian dengan sengaja semata-mata untuk menyerupai pakaian golongan kaum lelakiTidak terlampau zuhud dengan memakai pakaian yang terlalu lusuh sehingga menimbulkan ujub dalam diri Tujuan berpakaian dengan menutup aurat dan sopan ini bukanlah bertujuan untuk melindungi diri dari suhu dan sebagainya. Sebaliknya pemilihan pemakaian yang betul ini secara tidak langsung dapat menutup segala perhiasan yang ada di tubuh terutama pada bahagian kepala, leher dan dada dari pandangan lelaki yang bukan mahram dan juga dari pandangan lelaki-lelaki yang ada niat jahat. Jadilah Wanita Muslimah Yang Berhijab Dalam Menjaga Kehormatan Diri Sendiri Berhijab tu cantik tau! Nampak ayu dan sopan. Makin terserlah kecantikan seseorang wanita muslimah itu dengan mengenakan hijab. Makin gembira hijab yang di pakai dengan penuh tertib mengikut syariat agama akan dapat memberi amaran pada mana-mana lelaki bukan mahram supaya jangan cuba-cuba berani dekat. Ini kerana anda bukanlah seorang wanita yang mudah di goda untuk di ajak berbuat kejahatan. Hijab jaga kehormatan wanita? Ya bagi saya ianya sangat-sangat benar dan semoga dengan adanya perkongsian ini dapatlah kita sama-sama berhijrah dengan memakai hijab yang betul mengikut landasan agama Islam tercinta. Jika sebelum ini tidak berhijab, marilah ubah dan terus istiqamah. Sumber Ibrahim Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Hijab merupakan bagian yang sangat penting bagi seorang muslimah, dikatakan penting karena di dalam Al-Qur'an Allah memerintahkan kepada setiap perempuan menutup aurat nya. Perintah berhijab dalam Al-Qur'an terdapat dalam QS. An Nur 31 yaitu perintah mengulurkan jilbab sampai kedada. Hijab sangatlah istimewa bagi saya sendiri. Saya akan menceritakan bagaimana saya memutuskan berhijab. Mungkin cerita saya memantapkan berhjab tidaklah panjang seperti kebanyakan orang tetapi karena hijab sangat istimewa banget saya akan menceritakannya. Sebelumnya saya adalah orang yang jarang sekali memakai hijab, saya memakai hijab sewaktu saya sekolah saja, sehari-hari saya bahkan tidak memakai hijab. Lama kelamaan saya mulai makai hijab waktu berpergian keluar rumah tetapi itu jarang-jarang. Bahkan saya malas mengenakannya, tetapi suatu ketika di sekolah saya mengadakan pesantren kilat saya sebenarnya tidak tertarik mengikutinya tetapi seorang guru mendaftarkan nama saya dan saya pun mengikuti pesantren kilat tersebut. Pesantren kilat tersebut diadakan selama 5 hari lamanya. Di dalam pesantren kilat tersebut saya belajar banyak hal tentang bagaimana shalat yang baik dan benar dan masih banyak lagi. sepulangnya saya dari pesantren kilat tersebut saya malah enggan melepaskan hijab saya dan saya berkata kepada orang tua saya untuk membolehkan saya memakai hijab dan kebetulan orang tua saya menyetujui permintaan saya ini saya sangat senang mendengar hal tersebut. Setelah lama kelamaan saya merasakan bagaimana pentingnya hijab tersebut bagi saya. saya merasa bahwa jika mengenakan hijab hati saya merasa sangat tenang. Keutamaan berhijab bagi wanita muslimah adalah sebagai berikutMenjadi wanita muslimah yang taat dan mengikuti hukum yang sudah Allah tetapkan dalam hal menutup aurat, menutup aurat merupakan salah satu ciri-ciri wanita yang dirindukan mempermudah kita menuju memperbaiki marwah orang membuat dosa kita mengalir kepada orang saja membuat kita nyaman dalam berhijab jika kita benar-benar paham bagaimana manfaat dari menggunakan hijab wanita muslimah yang menjaga jati dirinya tanpa membuka wanita muslimah yang terhormat karena menutup aurat dengan mengenakan pakaian yang layak dan dari gangguan dan pandangan lelaki yang bukan dari gangguan jahat yang memiliki hasrat atau hawa nafsu tidak langsung menjaga diri untuk membatasi diri kita mengindari bersentuhan dengan yang bukan kecantikan yang alami dari diri seorang wanita muslimah tentu saja berdasarkan akhlaknya, bukan sekedar penampilannya. Tentu saja ini merupakan cara untuk menjadi cantik berdasarkan dari dosa menampakkan aurat pada yang bukan seorang muslimah untuk berbuat baik kepada semua hijab sekarang ini sangat lah pesat. Indonesia sendiri merupakan jumlah populasi muslim tebesar didunia, jadi tidak heran banyak sekali wanita muslimah mengenak hijab baik itu digunakan dikantor, universitas, sekolah, ataupun sehari hari. Ada yang mengganggap hijab itu adalah sebuah keharusan dan ketaatan dalam perintah agama dan ada juga yang berganggapan bahwa hijab hanya sekedar mode dan gaya hidup. Dalam padanan syariat, dapat diaktaan bahwa hijab merupakan busana untuk muslimah yang tidak ketat atau longgar dengan ukuran besar yang menutup seluruh tubuh perempuan kecuali muka dan telapak tangan. Pengertian ini sedikit berbeda dengan arti hijab yang selama ini dipahami di Indonesia yang identik dengan penutup kepala atau kerudung saja. Hijab diproduksi berdasarkan gaya hidup masyarakat Indonesia yang sebagian besar terpengaruh cara berpakaian ala menjadi industri yang tumbuh pesat sekarang ini. Faktanya produk dari merek dagang terkenal menyesuaikan tuntutan perempuan muslim untuk mobile sekaligus fashionable dalam memakai hijab. Maka sekarang ini diproduksilah hijab bergaya sport. Modern ini sudah banyak sekali dijumpai hijab dengan beragam bentuk, model, harga dan iklan, dan citra-citra modelnya menandakan sebuah komodifikasi hijab. Sekarang muslimah yang berhijab syari sudah sangatlah banyak dijumpai tidak seperti dulu jika mengenakan pakaian syari terkadang masih dicurigai oleh orang. Di indonesia sendiri bisnis mode pakaian muslim mulai berkembang abad ke 2000 an. Sebagian orang mengenakan secara ala kadarnya dan bahkan cenderung jilbab lepas, sebagian lagi mengenakan secara moderat yaitu tidak meninggalkan mode tetapi juga tidak meninggalkan kaidah syari. Sementara sebagian kecil yang lain cenderung terlalu bersemangat dengan pilihan hijab yang menggunakan niqab cadar.Di zaman sekarang banyak sekali wanita yang memakai hijab tetapi perilakunya tidak mencerminkan bagaimana perilaku seorang muslimah seharusnya. Banyak orang yang mencelanya karena tidak sesuai dengan pakaiannya. Seharusnya mereka tidak menyalahkan hijabnya karena hijab bagi seorang muslimah itu wajib hukumnya. Untuk mereka yang berkata demikian seharusnya mereka sada atas perbuatannya apakah mereka sudah pantas berkata demikian, apakah mereka layak. Seorang muslimah haruslah pandai menyikapi bagaimana mereka dicela, dan berfikir postif bukannya membalas dengan kata kasar dan malah menuduh mereka karena apa yang merka omongkan biasanya berdasarkan fakta yang mereka lihat dan mereka dengar. Seorang muslimah berhijab tentulah sangat anggun dan cantik dalam keprbadianya bukan dari penampilannya, meskipun sekarang banyak wanita yang mementingkan penampilannya dan juga akhlaknya. Seorang muslimah tentulah berhijab karena seorang muslimah tentulah mengerti bagaimana seorang muslimah itu bersikap dan sudah mengetahi bagaimana ketentuannya seorang muslimah itu seseorang baru mengenakan hijab dan ia masih berbuat beberapa kesalahan seperti perkataaan yang masih kurang bisa ia jaga, pakaian ia yang kadang masih memakai pakaian dengan celana ketat tentulah seorang manusia tidak luput dari kesalahan yang ia lakukan, pasti membuat kesalahan baik itu kesalahan yang ia sengaja atau tidak sengaja, mau itu perbuatan yang kecil dan perbuatan yang besar sekalipun. Allah pasti akan mengampuni segala perbuatan yang telah kita lakukan asal kita bersungguh-sungguh dalam meminta ampun ke pada Allah dan tidak menggulangi kesalahan yang telah kita lakukkan sebelumnya. tentulah masih wajar karena mereka baru tahap belajar. Jika lama kelamaan mereka sudah sangat paham bagaimana seharusnya muslimah itu bersikap dan berpakaian. Bersikap sebagai wanita muslimah tentulah memiliki batas nya kita harus pandai menjaga lisan kita, jika kita berbuat baik maka perbuatan baik kita akan dapat dicontoh oleh orang lain, dan perbuatan yang telah mereka contoh dapat mereka terapkan kedepannya. Berhijab itu sangat menyenangkan loh pada awalnya saja ada yang beranggapan bahwa memakai hijab itu gerah dan tidak ingin mengenakannya tapi lama kelamaan kita bakal merasa sangat nyaman, menyenangkan, dan kita jadi tidak ingin melepaskan hijab kita meskipun sedang dalam keadaan tidur dari itu ayo semua wanita muslimah marilah kita menjaga aurat kita dengan menutupnya dengan hijab dan bagi wanita muslimah yang ada diluar sana yang masih takut untuk berhijab karena berbagai alasan ayo mulailah berubah untuk masa depan dengan menutup aurat dengan memakai hijab dan menuju syurganya ALLAH dan terima kasih 1 2 Lihat Lyfe Selengkapnya Amelia Tyasning Agama Thursday, 15 Dec 2022, 1601 WIB Secara bahasa, hijab berarti cadar atau penutup. Al Munawi menjelaskan pengertian hijab sebagai berikut Hijab adalah segala sesuatu yang menutupi sesuatu yang harus ditutupi atau yang dilarang untuk dijangkau. Dalam aplikasi maknanya, hijab diartikan sebagai sitr penutup yang menghalangi sesuatu sehingga tidak terlihat. Sama dengan bawwab pintu yang disebut hijab karena menghalangi orang untuk masuk. Asal usul maknanya Hijab adalah entitas yang menjadi pembatas antara dua entitas lainnya. Abul Baqa’ Al Hanafi juga menyatakan Segala sesuatu yang menutupi hal-hal yang harus ditutupi, atau mencegah hal-hal yang tidak boleh dijangkau, maka itu adalah hijab. Jadi istilah hijab memiliki arti yang sangat luas. Jadi hijab adalah semua yang menutupi hal-hal yang harus ditutupi oleh seorang wanita. Jadi, hijab tidak terbatas pada menutupi kepala atau rambut atau hanya menutupi tubuh bagian atas. Namun, hijab mencakup segala sesuatu yang menutupi aurat, lekuk tubuh, dan perhiasan wanita dari ujung rambut sampai ujung kaki. Karena menutup aurat menjadi hal yang utama, maka para ulama sepakat bahwa menutup aurat adalah keutamaan setiap wanita. Sejak baligh, setiap wanita harus mengenakan hijab, dan dia bahkan harus bertanggung jawab ketika melepasnya. Karena nyaris seluruh tubuh wanita mempunyai keelokan yang bisa menarik hasrat untuk lawan jenis. Padahal hukum syariat Islam secara ijmak bahwa hijab itu hukumnya wajib bagi wanita Muslimah. Tidak boleh nampak dari tubuhnya, melainkan wajah dan kedua telapak tangannya. Al-Allamah Dr. Yusuf Al-Qardhawi hafizhahullah menjelaskan, “Hal yang wajib dilakukan Muslimah ialah menutup kepalanya dengan hijab, dan menutup dada dan lehernya, sehingga bagian-bagian yang rentan fitnah ini tidak terlihat oleh orang-orang yang suka melihat-lihat dengan rasa iseng dan usil.” Ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas keutamaan hijab bagi Muslimah yaitu ا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا "Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." Al-Ahzab 59. Isi kandungan dari ayat ini adalah mulai dari istri Nabi hingga putri Nabi, diutamakan untuk memakai pakaian yang sopan dan menutupi tubuhnya dengan hijab. Apalagi saat akan keluar. Hal itu dirancang untuk melindungi wanita dari pelecehan oleh mereka yang menyalahgunakan kesempatan. Seperti di zaman para Nabi, hijab bisa memisahkan antara wanita merdeka dengan budak. Hal ini ditegaskan oleh Ulama Quraish Shihab, yang mengatakan bahwa sebelum turunnya kitab suci, wanita merdeka dan budak berpakaian dengan cara yang hampir sama. Dengan menggunakan hijab diharapkan kehidupan wanita menjadi lebih baik dan lebih mulia karena mereka berpakaian tertutup. يَا بَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.” Al-A’raf 26. Isi kandungan dari ayat ini adalah Allah subhanahu wata'ala memerintahkan manusia buat menutup aurat. Perintah ini telah diberikan semenjak Nabi Adam yang terdapat maksudnya memanglah secara fitrah manusia diperintahkan buat melaksanakan perihal tersebut. Dalam penggalan surah An-Nur ayat 31 wanita Muslimah diperintahkan buat menutup kain hijab ke dada. “ Dan hendaklah mereka menutup kain kudung ke dadanya,” Dada seseorang wanita pasti saja merupakan aurat, buat itu butuh ditutup serta jangan hingga nampak. Perihal ini sebab secara alami membuat menarik serta memancing lawan jenis buat yang mempunyai hasrat untuk yang tidak sanggup mengendalikannya. Ayat ini sependapat dengan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika menemukan Asma’ putri Abu Bakar yang sudah baligh sedang tidak berhijab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita jika telah baligh tidak boleh terlihat darinya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya.” HR. Abu Daud, no. 4104. Padahal, dibalik hijab terdapat nilai-nilai positif yang patut disyukuri oleh para Muslimah, dan tentunya bernilai pahala jika dilandasi ketundukan dan ketaatan kepada yang mewajibkan Allah subhanahu wata'ala, juga dapat meningkatkan harkat dan martabat seorang wanita. Karena wanita Muslimah berhijab melakukan hal terpuji dengan menolak kemerosotan peradaban Jahiliyah. Hijab wanita itulah hiasan yang membuatnya terjaga, mulia dan mempesona bersinar dengan akhlak yang baik. Karena dengan berhijab, dia sadar bahwa hijab adalah pakaian yang dapat melindungi dirinya dari perbuatan maksiat dan terhindar dari fitnah. Manfaat mengenakan hijab dalam Islam adalah menjauhkan hal-hal negatif dan membantu melindungi kulit dan rambut dari sinar UV yang dikenal berbahaya. Hijab memungkinkan Anda untuk memenuhi perintah dan ketetapan-Nya dan membantu Anda mendapatkan kepercayaan diri untuk tidak menunjukkan kekurangan Anda kepada orang lain sekaligus membantu mencegah kontaminasi virus atau bakteri pada kepala atau rambut. Cara wanita Muslimah berhijab sebenarnya sudah dipengaruhi oleh tren dan menjauh dari konsep hijab dalam syariat Islam. Diharapkan para Muslimah menyikapi perkembangan trend hijab dengan lebih bijak. Tidak semua tren hijab mengikuti aturan yang ditentukan oleh Islam. Oleh karena itu, mengikuti tren tanpa filter atau pengendalian diri sangat berisiko terjadi penyimpangan makna. Oleh karena itu, seorang Muslimah berhijab harus memaknai, memahami dan berkomitmen terhadap nilai-nilai di balik hijab. Wanita Muslimah harus konsisten dalam cara berpakaian atau yang sering disebut dengan hijab materi atau hijab fisik. Wanita Muslimah juga harus mampu menunjukkan sikap, ucapan dan perbuatan yang benar-benar berdasarkan falsafah Islam atau yang disebut dengan hijab rohani atau hijab hati. Karena wanita Muslimah berhijab membawa nama baik agama baik dari sisi baik dan buruk agama yang salah satunya terletak pada perkataan, sikap dan perilaku wanita Muslimah. Fakta menunjukkan bahwa hijab digunakan dalam berbagai cara dalam bentuk, corak, warna dan desain, sehingga hijab yang merupakan bagian dari busana Muslimah merupakan sarana eksistensial penutup aurat. Fungsi pakaian yaitu sebagai perlindungan, dekorasi penampilan dan identitas diri. hijab pandangan-islam muslimah Disclaimer Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku UU Pers, UU ITE, dan KUHP. Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel. Berita Terkait Terpopuler di Agama SESUNGGUHNYA seorang wanita muslimah akan menemukan bahwa di dalam hukum islam ada perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya agar dapat menjaga kesuciannya, agar dapat menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj berhias diri dan menjaga dirinya dari gangguan orang-orang. Syariat Ini pun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sasaran sorotan mata dan pusat perhatian. Berikut ini ada delapan keutamaan kenapa muslimah harus berhijab, 1. Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya. BACA JUGA Ini yang Dirasakan Citra Kirana setelah Mantap Berhijab Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” QS. Al Ahzab 36 Allah juga telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah “Katakanlah kepada wanita yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” QS. An Nuur 31 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah.” QS. Al Ahzab 33 “Apabila kamu meminta sesuatu keperluan kepada mereka istri- istri Nabi, Maka mintalah dari belakang tabir. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” QS. Al Ahzab 53 “Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. Al Ahzab 59 2. Hijab itu Iffah Menjaga diri. Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda Iffah menahan diri dari maksiat. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. Al Ahzab 59 Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindar dan menahan diri dari perbuatan dosa, karena itulah Allah menjelaskan manfaat dari hijab ini, “karena itu mereka tidak diganggu.” Ketika seorang muslimah memakai hijabnya dengan benar maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa godaan dan timbulnya minat untuk melakukan kejahatan bagi mereka. BACA JUGA Wahai Ukhti, Perhatikan 9 Hal Ini Sebelum Keluar Rumah 3. Hijab itu kesucian. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Apabila kamu meminta sesuatu keperluan kepada mereka istri- istri Nabi, Maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” QS. Al Ahzab 53 Allah subhanahu wa ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mukmin, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hati pun tidak akan bernafsu. Pada keadaan ini maka hati yang tidak melihat maka akan lebih suci. Keadaan fitnah cobaan bagi orang yang banyak melihat keindahan tubuh wanita lebih jelas dan lebih nampak. Hijab merupakan pelindung yang dapat menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah berfirman “Jika kalian adalah wanita yang bertakwa maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik.” QS. Al Ahzab 32 4. Hijab adalah pelindung. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. Al-Ahzab 59 5. Hijab itu adalah ketakwaan. “Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” QS. Al-A’raf 26 6. Hijab menunjukkan keimanan. Allah subhanahu wa ta’ala tidaklah berfirman tentang hijab kecuali bagi wanita-wanita yang beriman, sebagaimana firmannya, “Dan katakanlah kepada wanita-wanita beriman.” QS. An-Nuur 31, juga firman-Nya “Dan istri-istri orang beriman.” QS. Al-Ahzab 59 Dalam ayat-ayat di atas Allah menghimbau kepada wanita beriman untuk memakai hijab yang menutupi tubuhnya. Ketika seorang wanita yang benar imannya mendengar ayat ini maka tentu ia akan melaksanakan perintah Tuhannya dengan senang hati. Maka bagaimanakah iman seorang wanita yang mengetahui ada perintah dari Rabbnya kemudian ia tidak melaksanakannya, bahkan ia melanggarnya dengan terang-terangan di hadapan umum !!! contohnya mengumbar aurat di muka umum. BACA JUGA Keutamaan Berjilbab, Rugi Jika Dilepas 7. Hijab adalah rasa malu. Rasulullah bersabda “Sesungguhnya yang didapatkan manusia pada ucapan nubuwwah yang pertama kali Jika kalian tidak malu maka lakukanlah perbuatan sesuka kalian.” HR. Bukhari Wanita yang mengumbar auratnya tidak disangsikan lagi bahwa tidak ada rasa malu darinya, ia mengumbar auratnya di mana-mana tanpa ada perasaan risih darinya, ia menampilkan perhiasan yang tidak selayaknya dibuka, ia memamerkan barang berharganya yang pantasnya hanya layak untuk ia berikan kepada suaminya, ia membuka sesuatu yang Allah perintahkan untuk menutupnya! 8. Hijab adalah ghirah rasa cemburu. Hijab berbanding dengan perasaan cemburu yang menghinggapi seorang wanita sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju pada istri dan anak wanitanya. Betapa banyak pertikaian yang terjadi karena wanita, betapa banyak tindakan buruk yang terjadi kepada wanita serta betapa banyak seorang lelaki gagah yang menjadi rusak karena wanita. Wahai para wanita jagalah aurat kalian supaya kalian menjadi wanita-wanita yang terhormat! Wahai para lelaki perintahkanlah kepada keluargamu untuk menutup auratnya dan cemburulah kepada orang-orang dekatmu yang membuka auratnya di hadapan orang lain karena tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak mempunyai perasaan cemburu. [] SUMBER MUSLIMAH

keutamaan hijab bagi wanita